Trust Issue

Dikantor gua yang lama, bercandaannya adalah saling gak percaya satu sama lain karena sering bohong satu sama lain, jadi kalo temen gua ngomong apa atau bahkan gua ngomong apa. Pasti reaksi mereka akan “Ah bohong lu”

cr:giphy.com

cr:giphy.com

Padahal gua waktu itu lagi serius. Setelah dipikir-pikir gimana bisa kita percaya sama orang kalau kita gak tau orang itu.

cr:giphy.com

cr:giphy.com

“Yaiyalah gak percaya namanya juga gak kenal mog!”

Kalau gitu gimana lu bisa percaya sama calon pemimpin (bentar lagikan pilkada juga soalnya) yang lu gak gitu kenal secara personal.

Tulisan di website atau televisi itu bisa diakalin sama siapapun yang memiliki kekuasaan di bidang tersebut. Berita televisi bisa saja mendikitkan fakta dan lebih banyak opini sehingga televisi, media yang masih sering digunakan oleh banyak orang di Indonesia, menjadi media yang paling pertama untuk mendapatkan informasi. Sementara, internet sendiri adalah ‘ruang bebas’. Internet terlalu bebas dan terlalu luas. Gak ada peraturan di Internet yang melarang orang untuk melakukan tindakan yang membahayakan, namun negaralah yang membuat peraturan tersebut.

Mau generasi X, Y, Z ataupun dari generasi A pun (ada gak sih generasi A?) terkadang masih meng-‘agung’kan informasi yang berasal dari Internet. Jika sebuah berita tersebut sesuai dengan kemauan kita, maka kita mempercayai hal tersebut dan menyebarkan dengan alasan “BUKA MATA KALIAN! INI BERITA YANG BENAR!”

cr:giphy.com

cr:giphy.com

“Mog…kenapa sih harus dipikirin? Kenapa sih ngabisin waktu ngurusin orang yang mempercayai hal yang salah? Bukannya di post lu yang dulu kalau benar atau salah itu tergantung persepsi masing-masing?”

Iya gua ngerti, tapi permasalahannya yang orang-orang berikan adalah informasi yang (kadang, ada beberapa) tidak didasari oleh penelitian terlebih dahulu. Seperti black campaign, orang berusaha memberikan informasi yang salah tetapi tidak sesuai dengan apa yang ada. Terlalu memaksakan. Orang perlu belajar untuk ‘tidak mempercayai’ sebuah informasi atau bahkan media besar, dan melakukan riset terlebih dahulu apakah berita tersebut benar atau engga.

“Mog lu kok kepikiran gini sih?”

Kemaren kepikiran pas gua beli sate 20 tusuk. Gua punya trust issue sama tukang sate.

cr:giphy.com

cr:giphy.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *