[Re-Lihat!] Rudy Habibie – Daily Diary Bung Habibie

Yesss….

Belakangan ini lagi banyak banget film Indonesia yang sangat amat menarik untuk di tonton. Bukan film dengan kualitas biasa aja terus di tambah adegan yang menjual sex appeal. Tapi film Indonesia yang (boleh dibilang) masuk ke kategori bagus.

Dan salah satu film Indonesia yang gua adalah film Rudy Habibie yang seharusnya menjadi kelanjutan film Habibie & Ainun kemaren yang sukses membuat rakyat Indonesia “iri” karena hidup mereka sangatlah romantis dan di dambakan oleh seluruh wanita.

Dan mari kita review film ini menurut gua. Dan perlu gua ingetin bahwa…..

POST INI MENGANDUNG SPOILER ATAU BOCORAN CERITA!! YOU HAVE BEEN WARNED PUNK!!

Okeeehhh mari kita mulai yah……

Film yang di arahkan oleh Hanung Bramantyo ini menurut gua bagus. Karena gua suka cara pengambilan gambarnya, komposisi beauty shot-nya gak berlebihan, berhasil “mengayun-ayunkan” emosi penonton. Itu poin utama kenapa film ini menurut gua bagus.

Film atau sebuah drama memang dibuat berlebihan. Tidak sesuai dengan kehidupan nyata. Apakah berlebihannya itu sangat terlalu atau sedikit aja penonton tidak bakal tahu bagaimana cerita ‘asli’ dari Bapak Habibie ini. Apakah benar beliau selalu menggebu-gebu? Apakah benar beliau patah hati dengan wanita asal Polandia itu? Apakah benar Pantja dan kawan-kawan selalu benci kepada Bapak Habibie and the gank? We never know. 

Mungkin aja menurut kita emang lebay banget ceritanya tapi gimana kalau kehidupan Bapak Habibie yang kita lihat kalem selama ini memiliki hidup yang sangat amat dinamis!

We never knew and that is not our problem! bagi gua gitu.

Karena jika sebuah film tidak memiliki sebuah cerita yang dinamis atau ceritanya hanya sedikit saja menggambarkan naik-turunnya kehidupan. Ya gak seru. Pasti rating-nya biasa aja.

Banyak sekali pembuat film yang memperbanyak beauty shot agar penonton tetap memperhatikan karya mereka, mungkin mereka tidak begitu yakin dengan cerita atau alur yang akan mereka buat. Sehingga mereka membutuhkan pengalihan yaitu memperbanyak gambar-gambar yang memanjakan mata. Bung Hanung menurut gua yakin akan cerita sehingga pengambilan gambar tidak terkesan berlebihan dan pas. Penonton dapat mengikuti cerita dan juga tetap nyaman dengan gambar yang di sajikan. Perhatian penonton tidak terpecah dua. Mantap.

Buruknya bagi gua adalah ketika Habibie masuk rumah sakit dan dirawat. Bagi gua ceritanya sudah tidak begitu solid seperti di depan. Dan apakah film ini di angkat berdasarkan buku biografi Bapak Habibie ataukah sutradara dan scriptwriter berdiskusi dengan Bapak Habibie? Saya kurang tahu. Tapi menurut saya di bagian tersebut sudah terasa ‘turun’nya alur cerita sehingga tidak begitu terasa solid. Walaupun ada beberapa bagian yang masih menarik untuk di ikuti.

Bung ingat, ini drama. Sehingga pasti sudah di lebih-lebih kan agar cerita menjadi dinamis dan juga menarik untuk di ikuti. Ayu seorang putri dari kerajaan Solo juga berkuliah di kampus Bapak Habibie ini katanya tokoh fiktif, gua gak tahu apakah Pantja, yang di film digambarkan sebagai musuh besar dari Bapak Habibie ini beneran ada atau engga. Kalau ada apakah benar mereka memiliki konflik begitu besar. Once again, I don’t know and I don’t care. Yang penting ceritanya enak untuk di ikuti.

Jadi, untuk film ini gua bakal ngasih angka….

7.5/10 poin!

Bung….jika anda memuji saja dari tadi, kenapa bung memberikan poin 7.5? Kenapa tidak full?

Karena, film ini bukanlah film yang gua mau nonton dua kali. Cukup satu kali aja, kalau ada di TV ya bolehlah nonton. Tapi kalau kelewat yaudah kalem aja. Nyantai aja kaya di Pantai.

Layaknya film drama, alur cerita kaya gini sudah pasti ketebak. Sudah pasti ketara. Yang menarik dari film ini adalah cerita Bapak Presiden ke tiga Republik Indonesia yang menjadi salah satu manusia terjenius di dunia!

Jadi kalau yang belum nonton, monggoh nonton. Gua akan tetap merekomendasikan kalian film ini walaupun sebenernya alur ceritanya simple, tapi menarik untuk mengetahui bagaimana kehidupan Bapak Habibie ini.

 

 

One thought on “[Re-Lihat!] Rudy Habibie – Daily Diary Bung Habibie

  1. Udah nontooon.. setuju bang 😀 Kadang di film memang suka dibuat dramatis banget. Dan gue pun masih punya segudang pertanyaan soal gadis Polandia itu. Jadi itu ceritanya mantannya eyang Habibie kali yah wkwk

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *