Dunia Menjadi Intoleran

Di post ini gua gak bakal ngasih gambar ataupun gif karena gua mau serius.

Dulu setelah brexit dinyatakan dan beberapa warga Inggris melakukan diskriminasi terhadap pendatang dan termasuk orang Islam, gua marah.

Terpilihnya Donald Trump jadi presiden Amerika Serikat selanjutnya membuat beberapa rakyat Amerika menjadi ‘galak’ terhadap pendatang dan juga termasuk masyarakat yang beragama Islam, gua marah.

Sekarang di Indonesia yang selalu menjadi panutan banyak pendakwah diluar sana, sebagai gambaran bahwa masyarakat muslim dan yang beragama lain dapat hidup berdampingan secara damai dipatahkan karena hipotesis semata, dan gua marah!

Kenapa belakangan ini dunia menjadi intoleran?

Tidak toleransi terhadap satu sama yang lainnya?

Kasus terbaru di Indonesia adalah kasus boikot perusahaan roti yaitu Sari Roti.

Kenapa di boikot karena sari roti mengeluarkan statement bahwa intinya adalah Sari Roti tidak mendukung kegiatan perpolitikan apapun di Indonesia gua ulang TIDAK MENDUKUNG KEGIATAN PERPOLITIKAN APAPUN DI INDONESIA dan menjaga kebhinekkaan Indonesia. Karena hal itu, karena hal itu kawan Sari Roti di boikot.

Kalau kalian tahu, kemaren ketika aksi super damai digelar di Monumen Nasional. Ada satu foto yang menunjukan roti dari sari roti dibagikan gratis. Karena tidak ingin terjadi apa-apa maka sari roti mengeluarkan pernyataan bahwa hal tersebut bukanlah inisiatif dari mereka melainkan ada seorang pembeli yang melakukan inisiatif lalu berjualan disekitar tempat aksi.

Roti sudah didalam perut, pernyataan keluar, setelah itu boikot produk mereka!

NGOTAK SAUDARA!

Kedua…….

Di twitter, sedang ramai karena kegiatan natalan di lakukan di tempat umum yaitu sabuga Bandung. Acara tersebut diberhentikan dan diminta untuk pindah ke tempat yang memang sudah diperuntukan untuk ibadah, yaitu gereja.

Boy, kalian lupa kemaren solat jumat untuk aksi super damai itu dimana?

YES DI MONUMEN NASIONAL!

Itu tempat umum banget dan umat muslim melakukan ibadah di tempat umum!!!

Pikirannya jangan negatif gitu dulu dong, kenapa jadi pemurtadan? Toh gampilnya kalau itu acara KKR memang diperuntukan untuk umat nasrani lalu ada umat islam datang ke acara tersebut.

Ya pilihan mereka cuman ada dua, mendengarkan tetapi tidak mengaplikasikan dalam hidup hanya sebatas mengetahui apa yang mereka bahas atau pilihan keduanya keluar dari tempat tersebut dan pergi ketempat lain.

Mudahkan?

Ini semua karena kita terlalu terlena menjadi MAYORITAS di suatu wilayah. Kita tidak pernah merasakan bagaimana menjadi seorang minoritas, bagaimana rasanya disudutkan sehingga harus berusaha mengerti bahwa kita bukanlah kaum yang diujung tanduk nasibnya.

Sebelum mengatas namakan agama, gunakanlah otak terlebih dahulu! Tuhan memberi kita otak agar dapat berpikir! Bukankah itu kelebihan manusia dibandingkan makhluk hidup yang diciptakan Tuhan?!?

Kita hidup di satu planet bernama bumi. Seharusnya kita saling menjaga dan saling mendukung satu sama lain. Bukannya menjatuhkan dan menyakiti. 🙁

3 thoughts on Dunia Menjadi Intoleran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *